Pengendalian Tekanan Darah Lansia dengan Hipertensi melalui Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) Senam Hipertensi di Puskesmas Suwawa
Abstract
Hipertensi merupakan tantangan kesehatan utama bagi kelompok lanjut usia (lansia) karena risiko komplikasi kardiovaskular yang tinggi. Di Provinsi Gorontalo, prevalensi hipertensi pada lansia usia 60 tahun ke atas diperkirakan mencapai 65% hingga 70%. Angka yang signifikan ini menunjukkan perlunya intervensi non-farmakologis yang berkelanjutan dan mudah diakses di tingkat komunitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengendalikan tekanan darah, meningkatkan kebugaran fisik, serta memperbaiki kualitas hidup lansia melalui Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) berupa senam hipertensi. Kegiatan dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Suwawa dengan melibatkan 15 orang lansia sebagai partisipan. Intervensi dilakukan dalam bentuk edukasi kesehatan dan praktik senam hipertensi yang terdiri dari gerakan aerobik ringan. Gerakan dirancang khusus agar tidak memberatkan sistem kardiovaskular namun tetap memberikan stimulus fisiologis yang optimal. Tekanan darah partisipan diukur sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) intervensi untuk melihat efektivitas kegiatan. Pelaksanaan pengabdian menunjukkan adanya respons positif dari partisipan. Hasil evaluasi mencatat adanya penurunan rata-rata tekanan darah pada seluruh partisipan setelah melakukan senam hipertensi dibandingkan dengan kondisi sebelum intervensi. Selain dampak fisiologis, kegiatan kelompok ini juga meningkatkan interaksi sosial antar lansia. Terapi Aktivitas Kelompok melalui senam hipertensi efektif dalam menurunkan tekanan darah lansia. Program ini disarankan untuk diterapkan secara rutin sebagai bagian dari manajemen kesehatan mandiri di komunitas
References
Akbar F, Darmiati, Arfan F, Putri AAZ. Pelatihan dan Pendampingan Kader Posyandu Lansia di Kecamatan Wonomulyo. J ABDIDAS. 2021;2(2):392–7.
Riyada F, Fauziah SA, Liana N, Hasni D. Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Resiko Hipertensi pada Lansia. Sci J. 2023;3(1):27–47.
Hernandez-Vila E. A review of the JNC 8 Blood Pressure Guideline. Texas Hear Inst J. 2015 Jun;42(3):226–8.
World Health Organization. Global report on hypertension. Jenewa; 2023. 291 p.
Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kemenkes Republik Indonesia. 2023 [cited 2026 Feb 28]. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Available from: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/
Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. Skrining Deteksi Dini Pengukuran Tekanan Darah. Gorontalo; 2024.
Purwanto E, Rajab MA. Efek Brisk Walking Exercise Terhadap Pasien Hipertensi. J Penelit Kesehat Suara Forikes. 2023;14(12):19–25.
Rajab MA., Purwanto E. Pengembangan Program Pengurangan Asupan Garam Pada Lansia Dengan Hipertensi. J Penelit Kesehat Suara Forikes [Internet]. 2023;14(3):510–7.
Samsuni, Susanti F, Ginting AGN, Herlatini AD, Yuniarti E, Febriana W, et al. Terapi Aktivitas Kelompok ( TAK ) Pada Lansia Dengan Demensia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 Cipayung. J Pelayanan dan Pengabdi Kesehat untuk Masy. 2024;1(4):123–31.
Abdul DF, Nurhayati. Penerapan Senam Hipertensi Pada Lansia Untuk Menurunkan Tekanan Darah Di Wilayah Kerja Puskesmas Maccini Sawah Kota Makassar Tahun 2022. J Mitrasehat. 2022;12(2):167–75.
Putranti AH, Maylani DS, Baihaqi N, Ramadhani RS, Pawestri DR, Febriyati LC, et al. Efektivitas senam hipertensi terhadap lansia di Padukuhan Sungapan Effectiveness of hypertension exercise for elderly in Sungapan Hamlet. Pros Semin Nas Penelit Dan Pengabdi Kpd Masy LPPM Univ ’Aisyiyah Yogyakarta. 2024;2:170–4.
Kosassy SM, Risdawati R, Mulya AP. Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Puskesmas Rasimah Ahmad Bukittinggi. Malahayati Nurs J. 2023;5(9):3189–99.
Kasanah A Al, Kartika, Putri MA. Implementasi Senam Hipertensi Sebagai Upaya Manajemen Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. APMa J Pengabdi Masy. 2024;4(1):47–51.
Pradono J, Kusumawardani N, Rachmalina R. Hipertensi: Pembunuh Terselubung Di Indonesia. Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; 2020. 340 p.
Alanazi Z, Alanazi R, Alanazi H, Alanazi J. A systematic review of adherence to lifestyle modifications by hypertensive patients. East Mediterr Heal J [Internet]. 2025;31(09).
Fadila E, Solihah ES. Literature Review Pengaruh Senam Lansia Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Malahayati Nurs J. 2022;4(2):462–74.
Hamzah T, Pakaya N, Liputo GP. The Relationship Of Stress With Blood Pressure In Hypertension Patients. PALUWALA J Ilmu Kesehat. 2025;1(1):52–8.
Wahyuni, Majid YA, Pujiana D. Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Tekanan Darah Lansia Penderita Hipertensi. J Inspirasi Kesehat. 2023;1(1):65–71.
Awaliah Y, Hidayah NR, Warastuti D, Nurulicha. Pengaruh Senam Lansia Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Desa Jayapura Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak. J Ilm Kesehat dan Kebidanan. 2025;14(2):182–94.
Sianturi LJ. Pengaruh Senam Lansia Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi. J Kesehat. 2020;9(2):1–6.
Saco-Ledo G, Valenzuela PL, Ramírez-Jiménez M, Morales JS, Castillo-García A, Blumenthal JA, et al. Acute Aerobic Exercise Induces Short-Term Reductions in Ambulatory Blood Pressure in Patients With Hypertension: A Systematic Review and Meta-Analysis. Hypertension [Internet]. 2021;78(6):1844–58.
Monfared V, Hashemi M, Kiani F, Javid R, Yousefi M, Hasani M, et al. The effect of physical activity intervention on blood pressure in 18 low and middle-income countries: a systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials. Clin Hypertens [Internet]. 2024;30(1):22.
Copyright (c) 2026 Erwin Purwanto, Nur Fitriah Jumatrin, Yulianti Tuki, Nurmila S Djakaria

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
1. Hak cipta artikel dialihkan ke Karya Kesehatan Journal of Community Engagement (K2JCE), dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak publikasi moral adalah milik penulis.
2. Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel jurnal digital elektronik tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti bahwa Jurnal K2JCE berhak menyimpan, mentransfer media/format, mengelola dalam bentuk database, memelihara, dan menerbitkan artikel.
3. Naskah yang diterbitkan baik cetak maupun elektronik bersifat open access untuk keperluan ilmu pengetahuan kesehatan. Selain itu, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hukum hak cipta.












