Edukasi Pencegahan Infertilitas Untuk Meningkatkan Kesiapan Kehamilan Calon Pengantin
Abstract
Infertilitas merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang masih menjadi perhatian karena dapat memengaruhi kesiapan pasangan dalam memiliki keturunan. Rendahnya pengetahuan calon pengantin terkait kesehatan prakonsepsi menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan kehamilan calon pengantin melalui edukasi pencegahan infertilitas. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di KUA Kecamatan Sidoarjo dengan melibatkan 40 calon pengantin menggunakan metode edukasi prakonsepsi. Tahapan kegiatan meliputi pre-test untuk mengetahui pengetahuan awal, pemberian materi menggunakan booklet disertai diskusi interaktif, serta post-test untuk menilai perubahan setelah intervensi. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, dimana sebelum edukasi sebagian besar peserta berada pada kategori cukup (70%) dan kurang (30%), kemudian setelah edukasi meningkat menjadi kategori baik (90%). Selain itu, kesiapan kehamilan juga mengalami peningkatan dari mayoritas belum siap (70%) menjadi siap (65%). Dengan demikian, edukasi prakonsepsi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapan calon pengantin dalam menghadapi kehamilan.
References
Kusuma B, Harzif AK, Maidarti M, Saroyo YB, Winarto H, Meutia AP. Infertility misperception and improper health-seeking behavior between urban and rural areas. PLoS One. 2025 Apr 1;20(4 April). doi:10.1371/journal.pone.0312456
Hikma. View of Screening Education Premarital With Behavior Preparation Pregnancy; Literature Review. Int Conf Bus Educ Health Scien-Tech [Internet]. 2024 Jun 25 [cited 2026 Apr 27];1(1):490–500.
Mulyaningsih EA, Novi Anggraeni, Amirul Amalia. Optimizing Pregnancy Outcomes: The Importance of Pre-Marital and Preconception Care. Salus Publica: Journal of Community Service. 2024 Dec 5;2(2):135–9. doi:10.58905/saluspublica.v2i2.341
Ayudia F, Erwani E, Ilmaskal R. Exploring Barriers And Opportunities In Preconception Education: Perspectives From Brides, Health Workers, And Religious Officials. Jurnal Kesehatan Reproduksi. 2024 Dec 31;15(2):133–46. doi:10.58185/jkr.v15i2.279
Rohmatika D, Prastyoningsih A, Rumiyati E. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Pemberian Buku Saku Perkasa (Persiapan Keluarga Sehat) Terhadap Kesiapan Menikah Calon Pengantin. Jurnal Kebidanan Indonesia. 2021 Jan 18;12(1). doi:10.36419/jki.v12i1.435
Desy Rahmaliani, Fanni Hanif, Istiana Kusumastuti. Pengaruh Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Terhadap Catin Wanita Dalam Persiapan Pranikah Di Puskesmas Ciputattahun 2023. Sentri: Jurnal Riset Ilmiah. 2024 Jun 31;3(6):2705–10. doi:https://doi.org/10.55681/sentri.v3i6.2891
Wati A. The Influence Of Reproductive Health Education On The Knowledge And Attitude Of Prospective Bridge In Sugi Laende Health Public Work Area. Jurnal Pendidikan Keperawatan dan Kebidanan (JPKK). 2023 Jan 1;2(1):1–5.
Hidayah N, Hesnia Kholis A, Nahariani P, Nur Khoiri A, Srihono A, Magalhaes L, et al. Peningkatan Pengetahuan Calon Pengantin Dalam Mempersiapkan Pernikahan Melalui Edukasi Kesehatan Berbasis E-Learning (E-CATIN). Jurnal Keperawatan Muhammadiyah. 2023;8(3):2023.
Devianti R, Rahima R. Konseling Pra-Nikah menuju Keluarga Samara. Educational Guidance and Counseling Development Journal p-ISSN [Internet]. 2021.
Anindita VS, Adiyanti MG. Validasi Modul “PEREKAT” untuk Meningkatkan Kesiapan Hidup Perkawinan pada Pasangan Pranikah. Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP). 2020 Oct 28;6(2):151. doi:10.22146/gamajpp.54866
Copyright (c) 2026 Lukmi Wulandari, Pipit Sri Estuning, Rizki Sakinah Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
1. Hak cipta artikel dialihkan ke Karya Kesehatan Journal of Community Engagement (K2JCE), dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak publikasi moral adalah milik penulis.
2. Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel jurnal digital elektronik tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti bahwa Jurnal K2JCE berhak menyimpan, mentransfer media/format, mengelola dalam bentuk database, memelihara, dan menerbitkan artikel.
3. Naskah yang diterbitkan baik cetak maupun elektronik bersifat open access untuk keperluan ilmu pengetahuan kesehatan. Selain itu, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hukum hak cipta.












