Edukasi Pencegahan Demam Typhoid Di SDN 88 Sapatana

  • Nur Fitriah Jumatrin
  • Cindy Puspita Sari Haji Jafar Universitas Negeri Gorontalo
Keywords: Pendidikan Kesehatan, Demam Typhoid, Anak

Abstract

Abstrak. Demam typhoid menjadi salah satu penyakit yang mengancam nyawa disebabkan oleh penularan bakteri Salmonella Typhi. Demam typhoid paling sering ditemukan pada wilayah yang memiliki keterbatasan dalam akses air bersih, sanitasi buruk dan tingkat kebersihan rendah. Faktor resiko demam typhoid konsumsi makanan jajanan kaki lima (jajanan pinggir jalan), produk susu, ice cream, jus, dan buah-bahan. Anak-anak memjadi populasi yang rentan terhadap demam typhoid. Kelompok usia ini dikenal dengan tingkat aktivitas fisiknya yang tinggi, yang dapat mengakibatkan pola makan dan kebersihan yang kurang terjaga. Tujuan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan siswa(i) dalam mencegah demam typhoid. Kegiatan dilakukan dalam bentuk pendidikan kesehatan pada siswa(i) kelas 5 SD sebanyak 20 orang. Hasil dari pretest dan posttest menunjukan adanya peningkatan pengetahuan siswa(i) sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan pencegahan demam typoid dengan nilai rata-rata pre test 73 dan post test meningkat menjadi 87,50.

 

Abstract. Typhoid fever is a life-threatening disease caused by the transmission of Salmonella Typhi bacteria. Typhoid fever is most often found in areas with limited access to clean water, poor sanitation, and low levels of hygiene. Risk factors for typhoid fever include consuming street food, dairy products, ice cream, juice, and fruit. Children are a vulnerable population to typhoid fever. This age group is known for their high levels of physical activity, which can result in poor diet and hygiene. The purpose of community service is to increase students' knowledge in preventing typhoid fever. The activity was carried out in the form of health education for 20 fifth-grade elementary school students. The results of the pretest and posttest showed an increase in students' knowledge before and after being given health education on typhoid fever prevention, with an average pre-test score of 73 and a post-test score increasing to 87.50.

References

World Health Organization. World Health Organization. 2023. Typhoid. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/typhoid

Bhandar; J, Thada; PK, Hashmi; MF, DeVos. E. Typhoid Fever [Internet]. StatPearls Publishing LLC; 2024. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK557513/

Widiyanto P, Kamal S. Section : Paediatric Nursing Effectiveness of warm compresses in reducing fever in children with typhoid fever. 2024;1.

Roxana E, Dorneanu OS, Trofin F, Sima CM. Assessing Salmonella Typhi Pathogenicity and Prevention : The Crucial Role of Vaccination in Combating Typhoid Fever. 2025;1–27.

Okyere PB, Twumasi-ankrah S, Newton S, Darko SN, Ansah MO, Darko E, et al. Risk Factors for Typhoid Fever : Systematic Review. 2025;11.

Dzaky Dhawy Dermawan;, Fadillah; Q, Budi; A. Description Of Characteristics Of Typhoid Fever Patients In Children Aged 5-14 Years At Rsu Royal Prima Medan Period. 2024;3:3668–75.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Keputusan Menteri kesehatan Republik Indonesia Nomor 364/Menkes/SK/V/2026 Tentang Pedoman Pengendalian Deman Tifoid. Indonesia; 2006.

Betan; A, Baharuddin;, Fatmawati; Personal Hygiene dengan Kejadian Demam Tifoid Pendahuluan Metode. 2022;11:505–12.

Ramadhani M, Isnayanti D, Mourisa C. Edukasi Kesehatan Tentang Penyakit Demam Tifoid Pada Anak MDTA. 2022;7.

Bellji GA, Sri I, Wulandari M, Keperawatan FI, Indonesia UA, Barat B. Hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan demam tifoid pada mahasiswa keperawatan. 2020;77–83.

Published
2025-12-28
How to Cite
Jumatrin, N., & Haji Jafar, C. (2025). Edukasi Pencegahan Demam Typhoid Di SDN 88 Sapatana. Karya Kesehatan Journal of Community Engagement, 6(2), 42-45. https://doi.org/10.46233/k2jce.v6i2.1633