Peningkatan Pengetahuan Ibu Rumah Tangga Dalam Penanganan Perdarahan Melalui Program SARAGA di Kelurahan Plamongansari
Abstract
Kegawatdaruratan merupakan kondisi yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat agar nyawa korban dapat diselamatkan serta mencegah terjadinya komplikasi berat. Salah satu kasus kegawatdaruratan yang sering dijumpai di masyarakat adalah perdarahan, baik akibat luka luar, kecelakaan, maupun trauma dalam. Perdarahan yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan syok hipovolemik bahkan kematian. Namun demikian, sebagian besar masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, masih memiliki tingkat pengetahuan yang rendah mengenai cara melakukan pertolongan pertama pada perdarahan. Hal ini menjadi dasar perlunya edukasi kesehatan berbasis masyarakat yang dapat meningkatkan kesiapsiagaan keluarga menghadapi situasi gawat darurat. Program SARAGA (Satu Rumah Satu Caregiver) merupakan inovasi yang dikembangkan oleh tim PPK Ormawa HIMAPERSA Universitas Muhammadiyah Semarang untuk meningkatkan kemampuan keluarga dalam penanganan perdarahan melalui pelatihan dan edukasi langsung. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan desain One Group Pretest–Posttest yang melibatkan 35 ibu rumah tangga di Kelurahan Plamongansari, Kota Semarang, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kegiatan dilaksanakan dalam satu hari melalui tiga tahap, yaitu pengukuran awal (pre-test), pemberian edukasi dan pelatihan hands-on tentang pertolongan pertama perdarahan, serta pengukuran ulang (post-test). Analisis dilakukan secara deskriptif untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan tingkat pengetahuan ibu rumah tangga, dari 22 orang berkategori baik menjadi 33 orang setelah intervensi. Seluruh peserta juga mampu mempraktikkan langkah pertolongan pertama perdarahan dengan benar. Kesimpulannya, Program SARAGA terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam menghadapi kegawatdaruratan perdarahan serta berpotensi diintegrasikan dengan kegiatan Posyandu dan PKK guna memperkuat ketahanan kesehatan keluarga dan masyarakat.
References
Adi Yunanto R, Faiza Iswatiningtyas N, Rifatun Nisak E, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis D, Keperawatan F, Jember U, et al. Optimalisasi Keterampilan Penanganan Gawat Darurat Perdarahan Melalui Metode Simulasi Kasus pada Remaja. Dedikasi Saintek Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2024 Aug 27;3(2):185–98. doi:10.58545/DJPM.V3I2.288
Ramadhina AK, Saputri AF, Dzumalin MNN, Shantini Y. Tingkat Pengetahuan Dan Kesiapan Mahasiswa Dalam Memberikan Pertolongan Pertama Pada Situasi Gawat Darurat. Comm-Edu (Community Education Journal). 2025 May 25;8(2):347–56. doi:10.22460/COMM-EDU.V8I2.26785
Ismail W, Suranata FM, Djalil RH, Studi MP, Fakultas N, Kesehatan I, et al. Hubungan Waktu Tanggap Perawat Dalam Penanganan Pasien Luka Terbuka Dengan Resiko Terjadinya Syok Hipovolemik. Jurnal Kesehatan Amanah. 2022 Dec 3;6(2):1–9. doi:10.57214/JKA.V6I2.154
Ratna, Wijayaningsih KS. Simulasi Pertolongan Pertama Pada Kegawatdaruratan. Jurnal Abmas Negeri (JAGRI). 2022 Dec 31;3(2):87–92. doi:10.36590/JAGRI.V3I2.486
Rosiska M, Yati S. Pengaruh Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Terhadap Kemampuan Masyarakat Melakukan Pertolongan Pertama Pendarahan Pada Korban Kecelakaan di Wilayah Kerja Puskesmas Kumun. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). 2024 Jan 30;7(3):1176–86. doi:10.33024/jkpm.v7i3.13313
Fachrurrazi, Nashirah A, Awaludin LRP. Pengelolaan Pasien Syok Karena Perdarahan. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh. 2022 Oct.
Wulandari T, Masnina R, Ernawati R, Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur F. Pengaruh Pelatihan Pertolongan Pertama Kecelakaan Terhadap Pengetahuan Tentang Luka Dan Perdarahan Siswa Kelas 11 Madrasah Aliyah Swasta Miftahul Ulum Anggana. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara. 2023 Dec 30;2(2):84–91.
Andrianys I, Asriadi A. Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kasus Perdarahan Bagi Kader Kesehatan Dan Warga Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari. 2024 Sep 30;2(3):33–8. doi:10.58294/JPMGS.V2I3.224
Dewi NH, Rohmah S. Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Dengan Hipovolemia Pada Pasien Perdarahan Akibat Cedera Kepala. Journal of Nursing Studies. 2024 Jun 30;1(2):53–63.
Marbun NAS, Sinuraya E, Amila, Simanjuntak GV. Manajemen Cedera Kepala. Malang: Ahlimedia Book; 2020. ISBN 978-623-6706-51-3.
Amdisyah AZM. Karakteristik Pasien Trauma Kepala Akibat Kecelakaan Lalu Lintas Di Rsup Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Periode Januari - Desember 2019. 2023 Jan 17.
Rosiska M, Yati S. Pengaruh Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Terhadap Kemampuan Masyarakat Melakukan Pertolongan Pertama Pendarahan Pada Korban Kecelakaan di Wilayah Kerja Puskesmas Kumun. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). 2024 Jan 30;7(3):1176–86. doi:10.33024/jkpm.v7i3.13313
Chiappini E, Parretti A, Becherucci P, Pierattelli M, Bonsignori F, Galli L, et al. Penerapan Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Orang Tua Dalam Penanganan Kegawatdaruratan Kejang Demam Pada Anak. Jurnal Cendikia Muda. 2024 Feb 2;4(1):36–42. doi:10.1186/1471-2431-12-97 PubMed PMID: 22794080.
Sasmito P, Susilawati S, Royani R, Madani U, Sumartini S, Purwanti NS, et al. Pendidikan kesehatan kegawatdaruratan stroke pada ibu rumah tangga. Journal Of Public Health Concerns. 2024 Dec 21;4(2):65–9. doi:10.56922/PHC.V4I2.446
Purwacaraka M, Farida, Erwansyah RA, Anggraini R, Islam E, Munawaroh I, et al. Edukasi Kegawatdaruratan Dan Bantuan Hidup Dasar Di Pondok Pesantren Al-Kamal Blitar. Journal of Health Innovation and Community Services. 2025 Jan 8;4(1):1–7. doi:10.54832/JHICS.V4I1.538
Copyright (c) 2026 rindang putri mayda, Muhammad Irham Ilahia, Dianita Dwi Puspita, Muh Nurkharistna Al Jihad, Satriya Pranata Pranata

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
1. Hak cipta artikel dialihkan ke Karya Kesehatan Journal of Community Engagement (K2JCE), dengan sepengetahuan penulis, sedangkan hak publikasi moral adalah milik penulis.
2. Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel jurnal digital elektronik tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti bahwa Jurnal K2JCE berhak menyimpan, mentransfer media/format, mengelola dalam bentuk database, memelihara, dan menerbitkan artikel.
3. Naskah yang diterbitkan baik cetak maupun elektronik bersifat open access untuk keperluan ilmu pengetahuan kesehatan. Selain itu, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hukum hak cipta.












