Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Dampak Anemia Selama Kehamilan
Abstract
Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada ibu hamil dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi bagi ibu maupun janin. Pengetahuan ibu hamil mengenai dampak anemia sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanganannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang dampak anemia selama kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Langsat Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif dan teknik accidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner tertutup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia rata-rata 31,43 tahun, berpendidikan SMA (50,0%), dan berstatus sebagai ibu rumah tangga (66,7%). Mayoritas berada pada trimester III (36,7%) dan multipara (46,7%). Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik (43,3%), diikuti cukup (40,0%) dan kurang (16,7%). Pengetahuan ibu hamil lebih tinggi pada dampak langsung anemia, seperti kelelahan (100%), dibandingkan dengan dampak jangka panjang seperti gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak (23,3%) serta stunting (30,0%). Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil tergolong baik, namun belum merata, sehingga diperlukan edukasi yang mempertahankan dan mengingatkan kembali pemahaman ibu hamil, khususnya terkait dampak jangka panjang anemia.












2.jpg)






