Jurnal Implementasi Penggunaan Deep Breathing Exercise Pada Pasien Dispnea Dengan Diagnosa Medis Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

  • Hendrawati Hendrawati Stikes Karya Kesehatan Kendari

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyakit pernapasan yang ditandai dengan peradangan saluran napas kronis, penurunan fungsi paru-paru dari waktu ke waktu. Tujuan  : penelitian untuk mengetahui Gambaran Implementasi Penggunaan Deep Breathing Exercise Pasien Dispnea Dengan Diagnosa Medis PPOK di Ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Kota Kendari. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan pendekatam asuhan keperawatan yang terdiri dari pengkajian, penegakan diagnosa keperawatan, intervensi keperawaatan, implementasi keperawatan dan evaluasi keperawatan. Hasil asuahan keperawatan : diketahui pasien dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif setelah dilakukan 3 kali latihan didapatkan Frekuensi napas sebelum 30 x/m, dan setelah dilakukan latihan 28 x/m, dan SPO2 sebelum latihan 98% dengan O2 nasal 5 lpm dan SPO2 setelah latihan 99% dengan O2 nasal 5 lpm. Rekomendasi : tindakan deep breathing exercise dapat pada pasien dispnea efektif untuk memperbaiki frekuensi napas dan saturasi oksigen.

Published
2026-03-29
How to Cite
Hendrawati, H. (2026). Jurnal Implementasi Penggunaan Deep Breathing Exercise Pada Pasien Dispnea Dengan Diagnosa Medis Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). Jurnal Keperawatan, 9(02), 64 - 70. https://doi.org/10.46233/jk.v9i02.1664

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.