Jurnal Implementasi Penggunaan Deep Breathing Exercise Pada Pasien Dispnea Dengan Diagnosa Medis Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
Abstract
Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyakit pernapasan yang ditandai dengan peradangan saluran napas kronis, penurunan fungsi paru-paru dari waktu ke waktu. Tujuan : penelitian untuk mengetahui Gambaran Implementasi Penggunaan Deep Breathing Exercise Pasien Dispnea Dengan Diagnosa Medis PPOK di Ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Kota Kendari. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan pendekatam asuhan keperawatan yang terdiri dari pengkajian, penegakan diagnosa keperawatan, intervensi keperawaatan, implementasi keperawatan dan evaluasi keperawatan. Hasil asuahan keperawatan : diketahui pasien dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif setelah dilakukan 3 kali latihan didapatkan Frekuensi napas sebelum 30 x/m, dan setelah dilakukan latihan 28 x/m, dan SPO2 sebelum latihan 98% dengan O2 nasal 5 lpm dan SPO2 setelah latihan 99% dengan O2 nasal 5 lpm. Rekomendasi : tindakan deep breathing exercise dapat pada pasien dispnea efektif untuk memperbaiki frekuensi napas dan saturasi oksigen.












2.jpg)






