Penerapan Pijat Oksitosin Untuk Melancarkan Asi Pada Pasien Post Sectio Caesarea Dengan Menyusui Tidak Efektif
Abstract
Abstrak
Persalinan sectio caesarea adalah suatu tindakan pembedahan dengan memberikan sayatan pada dinding depan uterus untuk membantu proses persalinan. Ibu bersalin dengan sectio caesaria sulit untuk leluasa menyusui dini disebabkan oleh nyeri pada luka post operasi. Pijat oksitosin setelah melahirkan dapat merangsang keluarnya hormon prolaktin dan oksitosin. Metode yang digunakan adalah metode desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus dalam penerapan intervensi pijat oksitosin yang dilakukan selama 1x24 jam dengan waktu pemberian selama 15 menit setiap hari di pagi dan sore hari pada pasien post sectio caesarea . Pendekatan yang digunakan dalam studi kasus adalah pendekatan asuhan keperawatan, dengan teknik yang digunakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi menyusui tidak efektif. Pasien post sectio caesarea dengan menyusui tidak efektif dilakukan intervensi dengan mengajarkan pijat oksitosin untuk memperlancar volume ASI. Dari hasil studi kasus ini didapatkan bahwa pijat oksitosin pada pasien post sectio caesarea membuat pasien merasa nyaman dan rileks. Kesimpulan yang didapatkan pasien post sectio caesarea pada diagnosa menyusui tidak efektif teratasi sebagian dibuktikan dengan ASI sudah keluar namun masih sedikit.
Absctract
Caesarean section delivery is a surgical procedure by making an incision on the front wall of the uterus to assist the delivery process. Mothers who give birth by Caesarean section find it difficult to breastfeed early due to pain in the postoperative wound. Oxytocin massage after giving birth can stimulate the release of prolactin and oxytocin hormones. The method used is a descriptive design method with a case study approach in the application of oxytocin massage interventions carried out for 1x24 hours with a administration time of 15 minutes every day in the morning and evening in post-Caesarean section patients. The approach used in the case study is a nursing care approach, with the techniques used being interviews, observations, and ineffective breastfeeding documentation studies. Post-Caesarean section patients with ineffective breastfeeding were given intervention by teaching oxytocin massage to increase breast milk volume. From the results of this case study, it was found that oxytocin massage in post-Caesarean section patients made patients feel comfortable and relaxed. The conclusion obtained by post-Caesarean section patients with a diagnosis of ineffective breastfeeding was partially resolved, as evidenced by the breast milk having come out but still a little.












2.jpg)






