Pengaruh Edukasi Masyarakat Tentang Hipertensi Terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Hipertensi Di Desa Bokori Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe
Abstract
Abstrak
Salah satu penyakit yang paling banyak diderita di seluruh dunia, termasuk di Indonesia adalah hipertensi. Ada beberapa cara untuk mengurangi tingginya prevalensi hipertensi, salah satunya dengan meningkatkan kesadaran di kalangan masyarakat. Inisiatif pendidikan kesehatan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pilihan gaya hidup penderita hipertensi dan manajemen penyakitnya. Penelitian menggunakan metode experimen desain pre-post test dengan 1 grup. Jumlah sampel 50 pasien yang memiliki riwayat hipertensi dan berusia antara 26 dan 65 tahun. Teknik pengambilan sampel total sampling. Analisis data menggunakan metode Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan tentang hipertensi yang termasuk dalam kategori “kurang baik”. Setelah mengikuti edukasi hipertensi, hampir semua responden memiliki pengetahuan yang termasuk dalam kelompok baik. Hasil analisis data menunjukkan nilai p = 0,000, yang mengindikasikan bahwa tingkat pengetahuan pasien hipertensi dipengaruhi oleh edukasi hipertensi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi hipertensi berdampak pada tingkat pengetahuan pasien hipertensi di Desa Bokori, wilayah kerja UPTD Puskesmas Soropia. Penelitian ini menyarankan agar Puskesmas secara berkala mengadakan penyuluhan kesehatan dan keluarga pasien hipertensi untuk mendampingi pasien hipertensi.
Abstract
One of the most common diseases suffered throughout the world, including in Indonesia, is hypertension. There are several ways to reduce the high prevalence of hypertension, one of which is by increasing awareness among the community. Health education initiatives can increase public awareness of the lifestyle choices of hypertension sufferers and their disease management. The study used pre-post test experimental design method with 1 group. The sample size was 50 patients who had a history of hypertension and were between 26 and 65 years old. The sampling technique was total sampling. Data analysis used the Wilcoxon Signed Rank Test method. The results showed that most respondents had knowledge about hypertension that was included in the "poor" category. After participating in hypertension education, almost all respondents had knowledge that was included in the good group. The results of the data analysis showed a p value = 0.000, which indicated that the level of knowledge of hypertension patients was influenced by hypertension education. This study concluded that hypertension education had an impact on the level of knowledge of hypertension patients in Bokori Village, the working area of the Soropia Health Center UPTD. This study suggests that the Health Center periodically hold health counseling and families of hypertension patients to accompany hypertension patients.












2.jpg)






